5 Tips Mengikuti Konferensi Internasional

Foto: pixabay.com

Salah satu pencapaian tertinggi mahasiswa adalah bisa mengikuti dan menjadi pembicara dalam konferensi internasional. Ini adalah tantangan sekaligus kesempatan bagi siswa untuk mempresentasikan ide-ide mereka dan belajar cara diplomasi yang baik. Mengikuti konferensi internasional akan mengasah kompetensi diri, khususnya di bidang akademik yang ditekuni.

Manfaat lain dari mengikuti konferensi internasional adalah memperluas jaringan profesional. Memiliki jaringan akademik skala global akan sangat menguntungkan, apalagi bila ingin fokus menapaki jejak di bidang akademik seperti menjadi dosen atau peneliti.

Berikut 5 tips yang perlu diperhatikan agar seorang mahasiswa bisa mengikuti konferensi internasional.

Cari informasi dari berbagai sumber

Mencari informasi konferensi internasional sekarang ini mudah untuk dilakukan. Kampus biasanya rutin membagikan informasi kegiatan konferensi internasional. Informasi konferensi internasional juga bisa diperoleh melalui internet. Baca informasi secara detail mulai dari tempat, waktu, hingga pembiayaan.

Berkonsultasi dengan dosen

Saat akan menentukan topik dan judul makalah, mahasiswa perlu berkonsultasi dengan dosen. Hal ini adalah langkah awal yang penting. Dosen memiliki pengalaman dan referensi yang banyak mengenai berbagai penelitian. Masukan dari dosen bisa memperkuat argumentasi yang ditulis dalam makalah.

Mencari referensi pembanding

Sebelum menulis sebaiknya mencari referensi makalah yang lolos seleksi dalam konferensi tersebut pada tahun-tahun sebelumnya. Dari referensi tersebut, mahasiswa bisa tahu gaya penulisan yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan panitia. Hal ini bisa mempermudah proses penulisan makalah.

Menulis berdasar masalah dan solusinya

Dalam setiap konferensi internasional, setiap peserta pasti diminta membuat makalah berdasar masalah yang ada di tingkat lokal, regional, atau global. Dari masalah tersebut, peserta harus memberikan solusi terbaik untuk menanggulanginya. Pendekatan masalah dan solusi ini sangat menentukan lolos atau tidaknya makalah yang diajukan.

Mempersiapkan dukungan pembiayaan

Dukungan finansial adalah salah satu bagian penting untuk mengikuti konferensi internasional. Pembiayaan konferensi internasional setidaknya ada tiga jenis: dibiayai penuh, dibiayai sebagian, atau biaya sendiri. Bila berhasil lolos pada konferensi internasional dengan pembiayaan penuh, tentu peserta tidak perlu risau. Tapi kalau biaya hanya ditanggung sebagian atau bahkan biaya sendiri, peserta harus mencari sumber dana sendiri. Membuat proposal untuk mencari sponsor mulai dari kampus hingga perusahaan bisa dilakukan bila dana tidak ditanggung sepenuhnya oleh panitia. Jangan sampai sudah mendapat kursi di konferensi internasional bergengsi, tapi tidak jadi berangkat karena masalah biaya.